Fakultas Syariah dan Hukum UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
Pelatihan Sidang Semu
Pengikutsertaan Lomba
Pelantikan Pengurus
Kunjungan Jurnalistik
Launching Jurnal

Monday, December 25, 2017

pelatihan sidang semu


     Pelatihan Sidang Semu merupakan program baru dari Bidang Pendidikan dan Kaderisasi Pusat Studi dan Konsultasi Hukum (PSKH). Program ini bertujuan membekali anggota PSKH dengan kemampuan beracara di peradilan pidana dan perdata. Pelatihan dibagi menjadi tiga sesi, pertama pemberian materi oleh narasumber yang berkompeten di bidangnya. Narasumber bidang pidana adalah Moelyadi, S.H., M. H., C.L.A., Ketua DPD IKADIN DIY.Sedangkan narasumber bidang perdata adalah Agus Supriyanto, S.H., S.H.I., CM., SHEL., Ketua DPW APSI DIY.


      Acara ini berlangsung pada hari Minggu, 16 Desember 2017 pukul 08:00 - 13:00 WIB di Teatrikal Fakultas Syari'ah dan Hukum. Kedua, demo praktik sidang semu oleh panitia yang sebelumnya telah berlatih. Demo ini dilaksanakan pada hari yang sama pukul 14:00 - 16:00 WIB dan di tempat yang sama.



      Paska diberi materi oleh narasumber dan contoh dari panitia, peserta pelatihan sidang semu didampingi oleh panitia berlatih untuk praktik pada tanggal 24 Desember 2017. Peserta di bagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok pidana dan kelompok perdata.



      Pada saat pelaksanakan praktik sidang semu oleh peserta, panitia mengundang empat orang juri untuk menilai. Sehingga sesi ini bukan hanya praktik namun juga ada kelompok terbaik dan peran terbaik. Keempat juri tersebut adalah Fina Akfa Dyani, S. H., M.Kn.; M. Fuadi Azizi, S. H., M. H.; Isti'anah, S. H.; M. Ja'far Siddiq Sunariya, S. H.



      Setelah para peserta melaksanakan praktik dilanjutkan dengan komentar dari juri dan ditentukan para juaranya, acara ditutup dengan penyerahan hadiah dan foto bersama.

Monday, December 11, 2017

Friday, December 8, 2017

Tuesday, November 21, 2017

Seminar Nasional


Sri Sultan Hamengkubuwono X Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta mengajak kita semua agar senantiasa menjaga kearifan lokal yang ada. Ajakan ini disampaikan Sultan ketika berbicara dihadapan para peserta seminar nasional di Gedung Prof. Soernarjo (Convention Hall) lantai 1 UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, (Senin, 20/11/2017)

Dengan berdiri di podium, Sultan menjelaskan bahwa betapa pentingnya menjaga local wisdom (kearifan lokal) yang ada di Indonesia, khususnya di Yogyakarta. Sebab, bangsa ini adalah bangsa yang besar. Memiliki berbagai keanekaragaman di dalamnya. “Menurut pendapat saya, maka itu bukanlah kelemahan, tetapi mestinya menjadi kekuatan,” tutur Sultan.
Selain dihadiri oleh Sri Sultan Hamengkubuwono X, seminar nasional tersebut juga dihadiri oleh salah satu Pakar Hukum Tata Negara Indonesia, yakni Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra, M.Sc. Juga Puguh Dwi Kuncoro Presiden dari Yayasan Indonesia Youth Dream sebuah NGO yang bergerak dibidang kepemudaan. Dalam kesempatan ini, Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra, M. Sc. memaparkan bahwa "Dalam pembentukan hukum di Indonesia perlu menggali dari sumber hukum yang empat, yaitu: Hukum Islam, Hukum Adat, Hukum Belanda yang masih relevan, dan Konvensi-Konvensi Internasional yang telah di ratifikasi oleh Indonesia".
Acara seminar nasional tersebut mengusung tema: “Ke-Bhinneka-an dan Masa Depan Indonesia Peran Pemuda dalam Rangka Menjaga Keutuhan NKRI.” Salah satu  dari rangkaian acara yang ada di Pekan Hukum 2017.  Sebuah agenda tahunan dari Pusat Studi dan Konsultasi Hukum (PSKH) Fakultas Syari’ah dan Hukum UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Sebelumnya telah dilaksanakan Sekolah Hukum dan Kompetisi Debat Politik-Hukum Se-Pulau Jawa.
Pusat Studi dan Konsultasi Hukum (PSKH) adalah salah satu UKM fakultas yang ada di lingkungan Fakultas Syari’ah dan Hukum UIN Sunan Kalijaga Yogykarta. Pada tahun ini, PSKH merayakan ulang tahun (dies natalies) yang ke-26. Pekan Hukum 2017 sendiri adalah agenda yang dilaksanakan dalam rangka merayakan lahirnya PSKH.




lomba debat politik hukum se-jawa pskh 2017

Yogyakarta, 20/11/2017, Pusat Studi dan Konsultasi Hukum (PSKH) Fakultas Syari’ah dan Hukum UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta sukses mengadakan kompetisi debat politik-hukum se-Pulau Jawa. Acara tersebut berlangsung dengan meriah, diikuti dari berbagai universitas-universitas yang ada di Pulau Jawa, baik kampus negeri maupun swasta.
Total ada 16 tim yang bertanding di lomba debat ini. Setelah dilakukan pada babak penyisihan, maka tersaring 2 tim terbaik yang melaju ke babak final. Kedua tim tersebut adalah Tim Jendral Soedirman dan Tim Bung Tomo, keduanya bertanding untuk membawa pulang trofi juara 1 dan juara 2, selain itu ada juga trofi untuk best speaker. Jadi, total ada 3 trofi yang diperebutkan oleh para peserta debat, juga uang pembinaan.
Babak final berlangsung di Gedung Prof. Soenarjo (Convention Hall) lantai 1 UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Babak ini mempertemukan Tim Jendral Soedirman dipihak pro sedangkan Tim Bung Tomo ada dipihak kontra. Kedua tim tersebut bertanding cukup alot, masing-masing tim saling menyerang argumen lawan, di hadapan dewan juri dan penonton.
Setelah dilakukan rekapitulasi nilai, akhirnya pemenang dari lomba debat politik-hukum se-Pulau Jawa ini dimenangkan oleh Tim Bung Tomo. Mereka dimenangkan oleh 6 juri dari 7 juri yang ada. Penilainnya meliputi substansi, kekompakkan tim dan yang lainnya. Sedangkan predikat best speaker diraih oleh pembicara kedua dari Tim Bung Tomo.
Kompetisi debat ini merupakan salah satu dari rangkaian acara yang ada di Pekan Hukum 2017. Acara rutin tahunan yang merupakan agenda dari Pusat Studi dan Konsultasi Hukum (PSKH) Fakultas Syari’ah dan Hukum UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Pekan Hukum tahun ini sendiri mengusung tema: “Merajut Ke-bhinneka-an, Mewujudkan Supremasi Hukum, Mengejawantahkan Persatuan Bangsa.” Tema ini diusung dengan maksud dan tujuan agar senantiasa menjaga dan memelihara keutuhan NKRI di tengah problematika yang ada saat ini.
Pusat Studi dan Konsultasi Hukum (PSKH) adalah salah satu UKM fakultas yang ada di lingkungan Fakultas Syari’ah dan Hukum UIN Sunan Kalijaga Yogykarta. Pada tahun ini, PSKH merayakan ulang tahun (dies natalies) yang ke-26. Pekan Hukum 2017 sendiri adalah agenda yang dilaksanakan dalam rangka merayakan lahirnya PSKH.




Copyright © PUSAT STUDI DAN KONSULTASI HUKUM | Powered by Blogger
Design by Viva Themes